Minggu, 19 Januari 2014

Arti Pentingnya Organisasi dan Metode

 Arti Pentingnya Organisasi dan Metode

           Dalam materi softskill kali ini saya akan mencoba menjelaskan dan mengkaji lebih lanjut apakah saja pengertian dari suatu organisasi, manajemen dan tata kerja, tentunya ketiganya ini memiliki hubungan dan keterkaitan antar satu sama lain untuk dapat menciptakan suatu keberhasilan dalam mencapai tujuan. Namun sebelum kita membahas lebih lanjut apakah arti penting dari setiap keterkaitan antara organisasi dan metode ada baiknya kita mempelajari pengertian – pengertian dari Organisasi, manajemen dan tata kerja .
A. PENGERTIAN ORGANISASI
           Istilah organisasi berasal dari kata organon/bahasa yunani. Yang berarti alat, tools. Desain organisasi (organizational design) merupakan proses memilih dan mengimplementasikan struktur yang terbaik untuk mengelola sumber-sumber untuk mencapai tujuan.
          Organisasi pada dasarnya digunakan sebagai tempat atau wadah dimana orang-orang berkumpul, bekerjasama secara rasional dan sistematis, terencana, terorganisasi, terpimpin dan terkendali, dalam memanfaatkan sumber daya (uang, material, mesin, metode, lingkungan), sarana-parasarana, data, dan lain sebagainya yang digunakan secara efisien dan efektif untuk mencapai tujuan organisasi. atau dapat disebut sebagai bentuk formal dari sekelompok manusia dengan tujuan individualnya masing-masing (gaji, kepuasan kerja, dll) yang bekerjasama dalam suatu proses tertentu untuk mencapai tujuan bersama (tujuan organisasi). Agar tujuan organisasi dan tujuan individu dapat tercapai secara selaras dan harmonis maka diperlukan kerjasama dan usaha yang sungguh-sungguh dari kedua belah pihak (pengurus organisasi dan anggota organisasi) untuk bersama-sama berusaha saling memenuhi kewajiban masing-masing secara bertanggung jawab, sehingga pada saat masing-masing mendapatkan haknya dapat memenuhi rasa keadilan baik bagi anggota organisasi/pegawai maupun bagi pengurus organisasi/pejabat yang berwenang.

           Pengertian organisasi dan metode secara lengkap: rangkaian proses kegiatan yang harus dilakukan untuk meningkatkan kegunaan segala sumber dan factor yang menentukan bagi berhasilnya proses manajemen terutama dengan memperhatikan fungsi dan dinamika organisasi atau birokrasi dalam rangka mencapai tujuan yang sah ditetapkan.

Dalam hal ini banyak sekali pengertian organisasi menurut pendapat-pendapat para ahli sebagai berikut : 

  1. Organisasi Menurut Stoner : Pengertian Organisasi adalah suatu pola hubungan-hubungan yang melalui mana orang-orang di bawah pengarahan manajer mengejar tujuan bersama.
  2. Organisasi Menurut James D. Mooney : Organisasi adalah bentuk setiap perserikatan manusia untuk mencapai tujuan bersama.
  3. Organisasi Menurut Chester I. Bernard : Organisasi merupakan suatu sistem aktivitas kerja sama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih.

Organisasi dapat dilihat dengan cara berbeda, yaitu:

    1.    Organisasi dalam arti statis
  • Melihat organisasi sebagai sesuatu yang tidak bergerak/diam.
  • Organisasi dipandang sebagai wadah atau alat untuk mencapai tujuan, wadah bekerjasama, wadah bagi administrasi dan manajemen yang memungkinnya bergerak.
  • Organisasi dipandang sebagai jaringan dari hubungan kerja yang bersifat formal yang tergambar dalam bagan organisasi.
  • Organisasi seabagi saluran hierarki kedudukan yang ada yang menggambarkan garis wewenang, garis komando, dan garis tanggung jawab.

   2.    Organisasi dalam arti dinamis

  • Organisasi merupakan organ yang hidup, selalu bergerak, mengadakan pembagian tugas berdasarkan sistem dan ruang lingkup.
  •  Terdiri dari sekelompok orang yang bekerjasama untuk mencapai tujuan bersama.
  •  2 kemungkinan dalam organisasi yang dinamis, yaitu kemungkinan untuk tumbuh dan berkembang, serta kemungkinan organisasi untuk mati.

   3.    Organisasisebagai sistem kerja sama

  • Adanya sekelompok orang yang mengadakan kerjasama yang dilandasi oleh kesamaan tujuan.
  • Suatu sistem mengenai pekerjaan-pekerjaan yang dirumuskan dengan baik dan dilengkapi dengan wewenang, tugas, dan tanggung jawab.
  • Adanya spesialisasi fungsi dari suatu tugas bersama.
  • Sistem terencana dari usaha kerjasama dengan memberikan peran kepada setiap orang untuk dijalankan, wewenang, tugas, dan tanggungjawab untuk dilaksanakan.

 4.    Organisasi sebagai sistem tata hubungan kerja
  •  Tata hubungan pribadi
  • Tata hubungan formal
  • Tata hubungan informal
  • Tata hubungan langsung
  • Tata hubungan tidak langsung
  • Tata hubungan vertikal (up/down ward)
  • Tata hubungan horizontal
  •  Tata hubungan diagonal (up/down ward diagonal)

   5.    Organisasisebagai proses pembagian tugas

  •  Suatu proses menetapkan dan mengelompokkan jenis pekerjaan yang diikuti pelimpahan wewenang dan tanggungjawab.
  • Rangkaian bagian-bagian saling tergantung dan berdiri sebagai sebuah satu kesatuan yang utuh.
  • Proses pembagian tugas dan menentukan siapa yang mengemban tugas dan tanggung jawab.
  • Proses kegiatan penyusunan, pengembangan, pemeliharaan dari pola hubungan kerja dari bagian-bagian/individu-individu dalam organisasi.

B. MANAJEMEN DAN ORGANISASI

          Manajemen pada hakekatnya merupakan proses kegiatan seorang pimpinan (manager) yang harus dilakukan dengan mempergunakan cara-cara pemikiran yang rasional maupun praktis untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan melalui kerja sama dengan orang lain sebagai sumber tenaga kerja tanpa mengabaikan sumber-sumber yang lain dan waktu yang tersedia dengan cara yang setepat-tepatnya.
       Manajemen adalah proses kegiatan pencapaian tujuan melalui kerjasama antar manusia. Rumusan tersebut mengandung pengertian adanya hubungan timbal balik antara kegiatan dan kerjasama disatu pihak dengan tujuan di pihak lain.Untuk dapat mencapai tujuan tersebut maka perlu dibentuk suatu organisasi yang pada pokoknya secara fungsional dapat diartikan sebagai sekelompok manusia yang dipersatukan dalam suatu kerjasama yang efisien untuk mencapai tujuan. Sehingga dapat dikatakan bahwa fungsi organisasi adalah sebagai alat dari manajemen untuk mencapai tujuan. Jadi, dalam rangka manajemen maka harus ada organisasi, demikian eratnya dan kekalnya (consistency) hubungan antara manajemen dan organisasi.

C. MANAJEMEN DAN TATA KERJA

          Tata kerja atau metode adalah satu cara bagaimana (how) agar sumber sumber dan waktu yang tersedia dan amat diperlukan dapat dimanfaatkan dengan tepat sehingga proses kegiatan manajemen dapat dilaksanakan dengan tepatpula.

          Dengan tata kerja yang tepat mengandung arti bahwa proses kegiatan pencapaian tujuan sudah dilakukan secara ilmiah dan praktis, disamping itu pemakaian tata kerja yang tepat pada pokoknya ditujukan untuk :

  1. Menghindari terjadinya pemborosan di dalam penyalahgunaan sumber-sumber dan waktu yang tersedia.
  2.  Menghindari kemacetan-kemacetan dan kesimpangsiuran dalam proses pencapaian tujuan.
  3.  Menjamin adanya pembagian kerja, waktu dan koordinasi yang tepat.

Jadi hubungan antara manajemen dan tata kerja dapat dilukiskan seperti dibawah ini :

Manajemen : Menjelaskan perlunya ada proses kegiatan dan pendayagunaan sumber-sumber serta waktu sebagai faktor-faktor yang diperlukan untuk pelaksanaan kegiatan demi tercapainya tujuan.

Tata Kerja : Menjelaskan bagaimana proses kegiatan itu harus dilaksanakan sesuai dengan sumber-sumber dan waktu yang tersedia.

D. MANAJEMEN , ORGANISASI DAN TATA KERJA
Eratnya hubungan atau hubungan timbal balik antara ketiga hal tersebut adalah sebagai berikut :
  • Manajemen : Proses kegiatan pencapaian tujuan melalui kerjasama antar manusia
  • Organisasi : Alat bagi pencapaian tujuan tersebut dan alat bagi pengelompokkan kerjasama.
  • Tata kerja : Pola cara-cara bagaimana kegiatan dan kerjasama tersebut harus dilaksanakan sehingga tujuan tercapai secara efisien.

          Dengan adanya konsep diatas jelaslah bahwa  baik manajemen, organisasi maupun tata kerja ketiganya diarahkan kepada tercapainya tujuan. Dengan adanya ketiga konsep diatas kita tahu bahwa dari setiap sub memiliki hubungan timbal balik antar satu sam lain dalam dunia organisasi umum, apabila ada salah satu bidang yang tidak melakukan peran dengan baik maka akan terjadi ketidakseimbangan dalam suatu organisasi tersebut

          Metode yaitu secara etimologis, metode berasal dari kata 'met' dan 'hodes' yang berarti melalui. Sedangkan istilah metode adalah jalan atau cara yang harus ditempuh untuk mencapai suatu tujuan. Sehingga 2 hal penting yang terdapat dalam sebuah metode adalah : cara melakukan sesuatu dan rencana dalam pelaksanaan.

          Pengertian organisasi dan metode secara lengkap yaitu rangkaian proses kegiatan yang harus dilakukan untuk meningkatkan kegunaan segala sumber dan factor yang menentukan bagi berhasilnya proses manajemen terutama dengan memperhatikan fungsi dan dinamika organisasi atau birokrasi dalam rangka mencapai tujuan yang sah ditetapkan.

          Dari konsep tersebut, jelaslah bahwa baik manajemen, organisasi maupun tata kerja ketiganya diarahkan kepada tercapainya tujuan.

Pengalaman Berorganisasi :

            Saya sendiri mengenal dan berorganisasi mulai dari awal masuk SMP(Sekolah Menengah Pertama) saat itu saya masuk OSIS dan ditempatkan dibagian Kesenian dan Olahraga , saat itu sebenarnya saya masih belum paham betul bagaimana cara berorganisasi yang baik dan benar,saya masih sering dibantu dan diajari oleh kakak-kakak tingkat dan guru pembimbing OSIS sendiri.Makin lama ikut berorganisasi saya mulai semakin paham fungsi dan tujuan dari organisasi tersebut.

            Dibagian Kesenian dan Olahraga tersebut kami membuat sebuah trobosan baru disekolah kami yaitu setiap pada tanggal 10 disetiap bulannya kami mengadakan jalan sehat berkeliling daerah terdekat kemudian setelah itu melakukan kegiatan bersih-bersih sekolah dan berolahraga. Alhamdulillah usulan kami pun dapat diterima oleh pihak sekolah.Itu semua menjadikan tujuan kami dibagian olahraga untuk bias membuat satu hari disetiap bulannya siswa bias berolahraga seharian full.

            Memasuki tahun berikutnya giliran saya yang ditunjuk sebagai ketua OSIS sebagai ketua pasti masalah yang kita hadapi semakin komplek harus bisa mengatur ,mengontrol semua anggota agar menjalankan tugasnya sesuai dengan visi dan misinya masing-masing.Selama menjadi ketua OSIS banyak dapat pelajaran pelajaran yang bisa diambil diluar pelajaran didalam kelas.Bagaimana cara berinteraksi dengan teman,bahkan masyarakat disekitar sekolah apabila kita melakukan kegiatan diluar sekolah.

            Mengikuti organisasi sangatlah penting bagi kita agar bisa bekerjasama,bertukar pikiran agar didapatkan keputusan-keputusan yang menjadi tujuan dari semua anggota-anggotanya.mungki itu saja yang bisa saya ceritakan pengalaman saya saat berorganisasi.

 

Kesimpulan :                                                   

             Berdasarkan tulisan diatas dapat disimpulkan bahwa suatu organisasi sangat membutuhkan kerjasama, komunikasi yang transparan dan lain sebagainya dalam mendukung suatu tujuan yang ingin dicapai bersama. Banyaknya macam organisasi yang memiliki kriteria berbeda namun pada intinya mereka sama-sama menginginkan tujuannya dapat tercapai secara optimal. Manusia yang sangat produktif dan kritis yang mampu menjalankan suatu organisasi secara sehat. Dalam arti produktif dan kritis adalah mereka mampu me-manage baik waktu, tenaga dan yang lainnya dari urusan private dengan urusan kelompok.

            Sehingga pola pikirnya dapat terkonsen dengan suatu konsep yang akan dilakukan. Sedangkan kritis yang dimaksud adalah mampu membedakan untuk mempermudah saat mengambil keputusan. Mana yang akan memberikan keuntungan atau kerugian dalam organisasinya, artinya bukan hanya organisasi yang berjenis ekonomi saja tetapi baik untuk jenis organisasi lainnya.

Selasa, 07 Mei 2013

tugas ibd


                Diambil dari khasus teman saya yg berinisal P berawal pertemanan dari kelas 1 sma  P,S dan D berteman sangat akrab sekali suatu ketika  3 org tersebut memiliki pacar. Berawal dari ngedate ber 3 P,s dan D bersama pacarnya masing” namun  lama kelamaan si D mulai berubah di akibatkan pacarnya pemakai narkoba .Akhirnya P dan S melarang  bertemanan dengan D.Apa boleh buat namanya sudah menjadi teman dekatnya  p dan S tetap berteman . semenjak kelas 2 sma si D mulai bersifat aneh mencuri barang-barang yang ada di teman sekelasnya ,mengambil uang sp” secara diam” teman sekelasnya dan berbuat yg buruk lainya.bermula  di tengah semester ganjil ibu si P dan S mulai curiga terhadap D karena itu sang ibu berusaha menjauhkan P dengan D S dengan D. di akhir semester ganjil si D tertangkap akibat perbuatan kriminal lalu si P dan S mulai menjauhi Si D. sang ibu P dan S sudah memberi tahu sebelumnya namun P dan S menjauhi Si D akibat dari perbuatan si D tersebut.


menurut saya sang ibu(orang tua ) wajar saja menjaga kedua anaknya supaya tidak terjerumus/mengikuti sifat si D namun jgn sampai membuat anak tertekan akibat di atur”
mengawasi anak boleh namun jangan melarang untuk bergaul/berteman biar dia mendapatkan pelajaran dari peristiwa tersbut.

sebaiknya orang tua selalu mengawasi tingkah laku anak jangan mencuek/tidak peduli apa yang di lakukan anak biasanya anak yang tidak di perhatikan itu tersebut mencari seseorang yang ingin memperhatikan dirinya.

Sabtu, 27 April 2013


Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) adalah sebuah sistem informasi yang terintegrasi yang disiapkan untuk menangani keseluruhan proses manajemen Rumah Sakit, mulai dari pelayanan diagnosa dan tindakan untuk pasien, medical record, apotek, gudang farmasi, penagihan,  database personalia, penggajian karyawan, proses akuntansi sampai dengan pengendalian oleh manajemen
Manfaat yang didapatkan Rumah Sakit dengan menggunaan SIMRS ini adalah:
·         Proses-proses manajemen rumah sakit bisa terintegrasi antara satu bagian dengan bagian lainnya.
·         Pengendalian stok obat dan alkes multi gudang (multi apotek / floorstock) bisa dilakukan dengan lebih mudah karena posisi stock up to date-nya bisa diketahui setiap saat.
·         Penagihan kepada pasien bisa dibuat dalam sebuah single billing statement untuk semua jasa perawatan yang telah diterima pasien.
·         Riwayat penyakit dan perawatan (medical record) pasien bisa dikelola dan dipanggil dengan cepat dan otomatis.
·         Analisis statistik diagnosa dan pembedahan terhadap pasien telah disesuaikan dengan standard yang telah ditetapkan WHO.
·         Memudahkan proses budgeting dan pengendalian realisasinya.
·         Memudahkan penyusunan rencana cash-flow dan pengendalian arus kas maupun bank.
·         Dengan SIMRS, resiko keterlambatan pembayaran atau penagihan hutang piutang bisa dikurangi.
·         Menjaga konsistensi data (data consistency) karena menggunaan data bersama (data sharing) baik data master (database pasien, dokter, perawat, karyawan dan obat) maupun data transaksi.
·         Pemanfaatan data keluaran / output dari suatu modul oleh modul lain (sebagai masukan / input) sehingga bisa dihindari adanya redundansi proses antar bagian.
·         SIMRS memberikan kemudahan dalam pembuatan laporan di semua unit, cepat dan akurat.
·         Pencetakan nota pembayaran, kuitansi, surat menyurat bisa dilakukan dengan mudah.
·         Efisiensi waktu entri data (entry time) karena hanya dilakukan sekali oleh bagian yang paling berkompeten.
·         Efisiensi kerja karyawan menjadi meningkat karena beberapa proses rutin seperti pembuatan laporan atau perhitungan-perhitungan dilakukan secara otomatis dan cepat. Dengan demikian karyawan lebih bisa berkonsentrasi kepada hal-hal yang bersifat stratgis.
·         dll.
Teknologi
SIMRS kami  Enterprise Hospital System dibangun dengan teknologi mutakhir berbasis Open Source dengan spesifikasi:
·         User Interface berbasis Web PHP/AJAX
·         Database bisa menyesuaikan dengan sistem yang ada (Kami merekomendasikan menggunakan My SQL ver. 5)
Spesifikasi Sistem
SIM RS tersusun atas beberapa Sistem dan Modul :
1. Admin Sistem
2. Sistem Pelayanan Pasien / Billing System
·         Modul Loket/Registrasi Pasien
·         Modul Pelayanan Rawat Jalan
·         Modul Pelayanan Rawat Inap
·         Modul UGD
·         Modul IRD
·         Modul Kamar Operasi
·         Modul Persalinan
·         Modul Paviliun
·         Modul Modul Rawat Intensive (ICU/NICU/PICU)
·         Modul Instalasi Hemodelisia
·         Modul Medical Check Up
3. Sistem Farmasi
·         Modul Pengendalian Stok
·         Modul Gudang Obat
·         Modul Floor Stock
·         Modul Produksi Obat
·         Modul Apotek (multi apotek)
4. Sistem Penunjang Medis
·         Modul Laboratorium
·         Modul Radiologi
·         Modul Bank Darah
·         Modul Fisioterapi
·         Modul Rehab Medis
·         Modul Kamar Jenazah
·         Modul Manajemen Dapur
·         Modul Gizi
·         Modul Rekam Medik
5. Sistem Aset / Inventori
6. Sistem Keuangan dan Akuntansi
·         Modul Hutang
·         Modul Piutang
·         Modul Kas-Bank
·         Modul Budgeting
·         Modul Akutansi
7. Sistem Human Resources Development (HRD)
·         Modul Personalia
·         Modul Penggajian / Payroll
·         Modul RSU Pendidikan
8. Sistem Manajemen
·         Modul Manajemen Pelayanan
·         Modul Manajemen Farmasi
·         Modul Manajemen Keuangan
·         Modul Manajemen Aset
·         Modul Pemasaran dan Publikasi / PR
Fitur Unggulan

SIMRS kami Enterprise Hospital System memiliki fitur-fitur unggulan, diantaranya:
·         Pencatatan akuntasi secara accrual
·         Pencatatan jasa layanan dengan multi tarif: berdasar perda dan KSO (Askes)
·         Mendukung integrasi dengan sistem luar seperti sistem ASKES
·         Fasilitas perhitungan unit cost
·         Perhitungan jasa pelaksana layanan dilakukan secara accrual
·         Antrian pasien tiap unit pelayanan otomatis berdasar kedatangan loket

SIMRS antrian pasien rawat jalan


·         Stock opname farmasi bisa dilakukan tanpa menghentikan sistem

·         Perhitungan stock opname obat  di setiap unit 
beserta nilai rupiahnya

SIMRS: Fasilitas stock opname semua unit
·         Billing System terintegrasi secara langsung dengan Sistem Akuntasi
·         Fasilitas pencetakan nota pembayaran, kuitansi, surat menyurat dan laporan
Salah satu fasilitas pembuatan laporan SIMRS
·         Analisis statistik diagnosa dan pembedahan terhadap pasien bisa disesuaikan dengan Standard Internasional yang telah ditetapkan WHO
·         SIMRS telah menggunakan standar ICD X dalam input diagnosa dan tindakan
Fasilitas input diagnosa SIMRS (sesuai standar ICDX)